PROJECT CASE 3
Tools : CorelDRAW, Adobe Photoshop
Industri catering sangat kompetitif dan membutuhkan refresh penawaran yang cepat. Tantangannya adalah menciptakan desain promosi yang:
Desain harus mencolok di feed agar audiens berhenti menggulir (scrolling).
Memastikan gambar makanan terlihat lezat dan realistis, meskipun post berisi banyak copy promosi.
Mampu mengeksekusi desain dalam waktu singkat untuk merespon tren atau momen tertentu (seasonal promotion).
saya mengadopsi pendekatan ‘Jelas, Cepat, Kenyang’ dengan fokus pada presentasi makanan yang profesional dan Call to Action (CTA) yang agresif. Solusi kuncinya terletak pada :
Foto makanan (Kambing Guling, Duo Nugget, Nasi Box) selalu ditempatkan sebagai visual utama dengan angle yang menggugah selera.
Menggunakan copywriting dengan bahasa sehari-hari dan benefit-driven (misalnya: "Bukber Anti-Ribet," "Mager Masak") untuk menciptakan koneksi instan dengan audiens.
Menggunakan background cerah (merah/kuning) yang kontras dengan makanan, serta overlay warna yang konsisten dari brand (hijau) untuk menekankan harga dan promosi.
Harga ditampilkan dengan font terbesar dan paling menonjol. Informasi kontak dan detail promo diletakkan secara konsisten di bagian bawah (footer) untuk konversi cepat.
Desain ini mendukung strategi fast-marketing Jawara Catering:
Desain yang eye-catching dan copy yang relevan sukses meningkatkan click-through-rate (CTR) ke WhatsApp dan engagement pada post promosi harian.
Visual yang berfokus pada paket komplit (Duo Nasi Box atau Duo Nugget) berhasil mendorong audiens untuk memilih paket dengan nilai harga yang lebih tinggi.
Meskipun industri catering adalah tentang makanan, audiens seringkali mengabaikan post yang terlalu berfokus pada sales. Tantangannya adalah menciptakan konten yang informatif, unik, dan ‘bernilai’, yang dapat membuat audiens berhenti dan membaca, sambil tetap mengarahkan mereka kembali ke produk Jawara Catering. Saya perlu menemukan cara memvisualisasikan narasi yang dalam (misalnya sejarah Rabeg, Akulturasi Kuliner) dalam format feed yang ringkas.
saya menggeser fokus desain dari ‘jual cepat’ menjadi ‘Sajikan Kisah’ (Serve the Story). Tujuannya adalah membangun authority (otoritas) merek di bidang kuliner. Solusi kuncinya terletak pada :
Desain mengadopsi gaya yang lebih mirip cover majalah atau artikel, menggunakan headline besar ("Akulturasi Kuliner Rabeeg," "Perbedaan Racikan Semur") yang memancing rasa penasaran audiens.
Selain foto produk, saya memasukkan visual anchor berupa gambar bahan baku (kayu manis, cengkeh) atau gambar historis (foto lama, lokasi) untuk mendukung narasi edukasi.
Menggunakan background merah tua yang kaya (rich), dikombinasikan dengan teks putih yang tebal, menciptakan tampilan yang dramatis dan serius—cocok untuk konten berbasis cerita dan sejarah.
Setiap konten edukasi diakhiri dengan soft-sell yang mengaitkan cerita yang baru dibaca dengan produk utama Jawara Catering (misalnya: cerita Rabeg diakhiri dengan promosi produk Rabeg mereka).
Konten edukasi ini berhasil mengubah fungsi feed Instagram Jawara Catering :
Audiens menghabiskan waktu lebih lama untuk membaca post ini, yang meningkatkan engagement rate dan algoritma media sosial.
Jawara Catering diposisikan bukan hanya sebagai penjual makanan, tetapi juga sebagai ahli (expert) di bidang kuliner Indonesia.
Desain ini memberikan variasi yang sangat dibutuhkan di antara post promo harga yang agresif, menjaga feed tetap segar dan menarik.

Bisnis penyedian hewan qurban, tabungan qurban dan investasi qurban.

Bisnis pelayanan persiapan Aqiqah anak.

Bisnis body lotion dari susu kambing (body lotion).